Polisi Tindak Tegas Illegal Fishing
Polisi Tindak Tegas Illegal Fishing

Pencarian

  • Feed
,
20200730_104731.jpg

Polisi Tindak Tegas Illegal Fishing

Keterangan Foto : JADI WISATA : Memancing diperbolehkan. Tapi kalau terjun ke Sungai dilarang bahkan bisa didenda Rp 500 ribu. Kalau setrum langsung pidana.

INFO BELOAN- Tanpa pandang bulu, pelaku illegal fishing akan diproses secara hukum. Menangkap ikan cara setrum, racun dan mengebom bisa dipidana penjara 5 tahun dan denda Rp 2 miliar, sesuai UU 45 tahun 2009.

"Kalau sudah masuk ranah kepolisian, tidak ada lagi ada kepala kampung, kepala adat dan unsur di aparatur kampung ingin membantu melepaskan pelaku illegal fishing. Mesti itu warganya. Kami akan tindak tegas. Pelakunya harus diproses hukum," tegas Kapolres Kubar AKBP Roy Satya Putra melalui Kapolsek Muara Pahu AKP Jumali, Rabu (9/9). Pernyataan tegas mantan Kapolsek di salah satu kecamatan di Kabupaten Pasir ini, saat memberikan sambutan acara pengukuhan tim terpadu dan ikrar penolakan illegal fishing di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu. Menariknya, kampung penghasil ikan terbesar di Kubar ini, semua warga berusia dewasa diwajibkan menandatangani surat pernyataan tidak melakukan illegal fishing. Bahkan satu-satunya kampung berpenduduk 220 kepala keluarga dan 800 jiwa lebih, di bumi Tanaa Purai Ngeriman yang melakukan hal ini demi menjaga kelestarian perikanan. Hingga persiapan sebagai produksi ikan menyambut ibu kota negara di Kabupaten Penajam Pasir Utara.


Kapolsek menegaskan, pelaku illegal fishing harus diberikan efek jera. Dengan cafa diproses hukum."Bayangkan, beberapa waktu lalu datang ke Muara Beloan, saya baru kali ini melihat jutaan ikan muncul ke permukaan air sepanjang Sungai Kampung Muara Beloan. Ini suatu rahmat Allah yang harus disyukuri dan dipertahankan dari kerusakan atau pemusnahan  dengan cara tidak baik atau illegal fishing," katanya.


Sementara itu Kasi Trantibum Kecamatan Muara Pahu Syupiansyah menyambut baik langkah Pemerintah Kampung Muara Beloan menegakkan pemberantasan illegal fishing. Dia menyarankan, agar ikrar dan penandatanganan surat pernyataan tidak melakukan illegal fishing harus benar-benar ditaati bersama. "Ini langkah baik bagi masyarakat Kampung Muara Beloan agar ikan yang ditangkap bisa berkelanjutan. Karena cara setrum ikan kecil akan banyak yang mati," terangnya.


Terpisah, Kasat Polair Polres Kubar AKP Heru menyatakan komitmen yang sama terkait penegakan hukum illegal fishing."Mesti personel kita masih terbatas karena baru dibentuk, tetap akan menjadi perhatian soal illegal fishing," kata Heru. Bersama Polsek Muara Pahu, kata Heru, pihaknya akan mendalami pelaku illegal fishing. Sehingga bisa diungkap pelaku tersebut untuk diproses hukum.(rud)

Kabar Sebelumnya

(0) Komentar


Tinggalkan Komentar