Izin Berobat ke Samarinda, Pegawai BPKAD Tewas
Izin Berobat ke Samarinda, Pegawai BPKAD Tewas

Pencarian

  • Feed
,
Screenshot_20200604-203739_Gallery~3.jpg

Izin Berobat ke Samarinda, Pegawai BPKAD Tewas

Keterangan Foto : SEMPAT DICARI KELUARGA: Diduga korban terjatuh dari kapal taksi tujuan Samarinda.
image
Kabar Kubar Mahulu
1 Tahun lalu
Peristiwa
1022 View
0 Comments

KABAR KUBAR - Berniat pergi berobat ke Samarinda, Mokosandi (42) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi Pemkab Kutai Barat ( Kubar ), tewas. Korban meninggalkan tiga anak dan satu istri ini ditemukan mengapung di permukaan Sungai Mahakam di Kampung Sebelang Kecamatan Muara Pahu, Kubar, Kamis (4/6) sekira pukul 17.40 Wita.

Sehari sebelumnya, atau Rabu (3/6/2020), korban sempat memberitahu kepada saudaranya untuk pergi ke Samarinda mau berobat menggunakan kapal taksi bertolak dari Pelabuhan Melak.  
Dalam perjalanan sejak malam hingga siang harinya, pihak keluarga korban sempat merasa aneh. Korban tak kunjung memberikan informasi melalui handphone kepada istrinya. Apakah sudah tiba di Samarinda atau bagaimana. Hal ini membuat pihak keluarga pun mencari tahu keberadaan korban. Hingga mendapatkan informasi korban ditemukan tewas. 
Hingga berita ini dilaporkan, korban masih dievakuasi dari lokasi ditemukan untuk disemayamkan di rumah duka di RT 4 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kubar.  

"Kamis sore sekira pukul 17.30 Wita, ada laporan korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di permukaan air Sungai Mahakam dalam kondisi tak bernyawa," ungkap Kapolsek Muara Pahu AKP Jumali saat dihubungi media ini, kemarin.

Atas temuan tersebut ditambahkan Kapolsek  pihaknya langsung meluncur ke-tempat kejadian perkara (TKP) berkoordinasi bersama tim terkait untuk mengevakuasi dan membawa janazahnya Mokosandi menuju ke rumah sakit. "Di KTP korban memang PNS sesuai ditemukannya Kartu Tanda Penduduk, milik korban. Tapi entah yang jelas diinstansi mana. Kata warga yang kenal, korban bekerja di Kantor BPKAD Kubar, udah gitu aja," ujar Kapolsek.
 
Terpisah, Kepala BPKAD Kubar Sahadi membenarkan korban adalah pegawainya. Bahkan sebelum meninggal korban sempat meminta izin untuk berobat ke Samarinda. "Istri korban tadi sore ada menelepon saya, untuk memberitahukan bahwa suami telah tiada. Makanya saya langsung ke rumah mendiang," ungkap Sahadi.

"Dia (korban) adalah Kassubag Kasda di BPKAD. Dia orangnya baik tidak pernah neko-neko. Saya prihatin sekali dengan kabar seperti ini. Sebelumnya memang sempat bicara kalau beliau ada sakit kulit (semacam cacar) makanya diizin untuk berobat, ya saya izinkan. Tapi malah musibah seperti ini, ya semoga saja beliau tenang disisiNya," tandasnya. (luk)

Kabar Sebelumnya

(0) Komentar


Tinggalkan Komentar