Harumkan Nama Kubar di Sentul, Arianto Tarzan Podium di Kelas Sport 150
Harumkan Nama Kubar di Sentul, Arianto Tarzan Podium di Kelas Sport 150

Pencarian

  • Feed
,
Arianto-Tarzan.jpg

Harumkan Nama Kubar di Sentul, Arianto Tarzan Podium di Kelas Sport 150

Keterangan Foto : Pembalap asal Kutai Barat Arianto Tarzan di Event Yamaha Cup Race (YCR) musim 2018. Keluar sebagai juara umum YCR 1 dan YCR 2
image
Kabar Kubar Mahulu
1 Tahun lalu
Olahraga
463 View
0 Comments

Kabarkubarmahulu.com, SIAPA sangka dan siapa salah. Ada banyak atlet di Kutai Barat (Kubar) memiliki kualitas bakat dan kemampuan yang tak terukur hebatnya. Banyak cara yang dilalui untuk meraih suatu keberhasilan yang berbuah wangi bagi suatu daerah. Tak sedikit pula atlet yang berprestasi itu tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Padahal perjuangan mereka tidak main-main, berani mempertaruhkan nyawa di lintasan.

 

Musim balap 2019 jadi debut Arianto Tarzan pembalap asal Sumber Sari Kecamatan Barong Tongkok Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur itu memulai balap di kancah motor sport. Sebelumnya pria berusia 21 tahun ini dinobatkan sebagai penyandang gelar Juara Nasional Motorprix 2018 Region Kalimantan, berhasil meraih double winner pada kelas MP1 dan MP2, serta juara Yamaha Cup Race (YCR) 1 dan 2 musim 2018 lalu.

 

 

Prestasi yang diraih suami dari Nur Agna Devita (istri Arianto) adalah podium pertama Tarzan di seri pertama Yamaha Sunday Race berlangsung di sirkuit Sentul, Jawa Barat (23/6). “Baru kenal dengan sirkuit Sentul, baru sekali main ini. Naik All New R15 juga baru kali ini, biasa bawa motor bebek kalo balap,” ujar Tarzan sapaan akrabnya.


“Alhamdulillah senang sekali dapat podium ketiga di kelas Sport 150 cc. Saya harus banyak belajar lagi dengan senior,” kata pembalap Yamaha Yamalube KYB HDS Racing Team.


Untuk diketahui, Tarzan tidak punya target khusus pada musim debutnya kali ini di kancah motor sport. Dia hanya ingin mendapat hasil yang sebaiknya agar beradaptasi di Region Jawa. Merasa tak ada perhatian pemerintah setempat, setelah Juara Nasional musim 2018, dia hijrah ke Pulau Jawa untuk bertarung di Region Jawa.

 

“Sekarang saya memakai KIS (kartu izin start) DKI Jakarta, otomatis balapannya membela Provinsi DKI Jakarta. Saya harap pemerintah daerah setempat (Kubar) punya pemikiran untuk menjaring para atlet khususnya balap motor. Banyak bibit muda berbakat di sana (Kubar). Di sini (Jakarta) saya akan buktikan, walaupun berasal dari pelosok kampung di Kaltim, semangat juara selalu hadir dalam jiwa saya membanggakan daerah kelahiran,” tandas anak dari pasangan Wakid dan Muji kepada media ini. (luk)

 

Kabar Sebelumnya

(0) Komentar


Tinggalkan Komentar