Corona Masuk Babak Baru, Mulai Besok Warga Kubar Dilarang Keluar Rumah
Corona Masuk Babak Baru, Mulai Besok Warga Kubar Dilarang Keluar Rumah

Pencarian

  • Feed
,
7866CF4E-1F2B-4D52-8EDA-1C19B2F3CA63.jpeg

Corona Masuk Babak Baru, Mulai Besok Warga Kubar Dilarang Keluar Rumah

Keterangan Foto : Sekdakab Kubar Ayonius (masker putih) bersama Dandim 0912 Kubar Letkol Inf Anang Sofyan Effendi (kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Ritawati Sinaga (kanan) saat rapat koordinasi dalam rangka sterilisasi wilayah di Kabupaten Kutai Barat, di Makodim 0912 Kubar.

Kabarkubarmahulu.comSENDAWAR - Awal tahun baru bukannya membuka situasi terbaru yang baik. Aturan-aturan baru pun bermunculan menyikapi situasi pandemi yang menuju babak baru ini. Tepat 4 Februari 2021, warga provinsi ini dilarang keluar rumah, pada Sabtu dan Minggu. Tidak ada lagi reaksi akhir pekan. 

 

Hal itu merujuk Intruksi Gubernur Kaltim Isran Noor No 1/2021 tentang Pengendalian, Pencegahan, Penanganan Wabah Pandemi Covid-19 di Kaltim telah ditandatangani Isran Noor pada 4 Februari 2021. Hasilnya 10 petinggi daerah di Kaltim sepakat melaksanakan aturan tersebut.

 

Mengingat kasus covid-19 belakangan ini tengah meledak hebat di Benua Etam. Tak kecuali di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. Terutama dalam sepekan terakhir. Saking makin seriusnya persoalan covid-19 di provinsi ini, kasus konfirmasi harian dalam sehari sempat di atas 900.

 

Langkah Gubernur Israan menerapkan pembatasan juga mendapat dukungan  Bupati Kubar FX Yapan. Secara gamblang intruksi bupati Kutai Barat No 5 Tahun 2021 pun diterbitkan. Tanpa banyak diskusi lagi, aturan yang merujuk pada Kaltim Silent itu pun telah dilakukan semua daerah di Kaltim. 

 

Perlu dicatat, mulai besok (6 Februari 2021) aturan ini telah berlaku di Kota Sendawar. Aparat bakal dikerahkan memastikan kelangsungan kebijakan tersebut. Terdiri dari gabungan polisi, TNI, dan Satpol PP.

 

Terpisah, Bupati FX Yapan pun meminta agar masyarakat dengan bijak menyikapi aturan yang tertuang dalam instruksi tersebut. “Masyarakat jangan salah bersikap, apalagi sampai panic buying. Pembatasan ini hanya berlaku dua hari pada akhir pekan. Kan masih ada hari lainnya untuk berbelanja kebutuhan pokok selama berada di rumah,” terang bupati dua periode itu.

 

Selain itu, mantan Ketua DPRD Kubar itu juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak dan menghindari kerumunan, khususnya di pusat perbelanjaan. (luk)

Kabar Sebelumnya

(0) Komentar


Tinggalkan Komentar