Corona, Dana PU Hilang Ratusan Miliar
Corona, Dana PU Hilang Ratusan Miliar

Pencarian

  • Feed
,
Screenshot_20200608-203641_Facebook.jpg

Corona, Dana PU Hilang Ratusan Miliar

Keterangan Foto : TERANCAM : Rusaknya jalan di Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu bisa terancam tidak dikerjakan karena dananya dipangkas.
image
Kabar Kubar Mahulu
10 Bulan lalu
Government
350 View
0 Comments
BERITA KUBAR – Anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terpangkas 50 persen. Pemangkasan ini sebagai dampak realokasi anggaran oleh Pemkab Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur, penanganan Covid-19.

Pandemi virus corona atau Corona Virus Disease atau Covid-19 telah berdampak ke berbagai sektor. Bahkan kegiatan pembangunan pemerintah. Di Kutai Barat, sejumlah kegiatan ditangani PUPR tidak terlaksana maksimal. Bahkan ada yang mandeg, tidak bisa terealisasi.

Kepala Dinas PUPR Kutai Barat Philip mengatakan, sebelum adanya realokasi anggaran pengerucutan sudah terjadi sebesar Rp 500 miliar di  organisasi perangkat daerah.

"Pemangkasan hingga 50 persen. Setelah dipotong, anggaran kita sekarang hanya sekitar Rp 250  miliar,” ungkap Philip kepada media ini, belum lama ini.

Philip berujar, beberapa kegiatan pun terpaksa ditunda. “Ada beberapa yang tetap jalan, tapi anggaran dikurangi. Jadi pelaksanaannya tidak maksimal. Yang tetap jalan kegiatan-kegiatan yang nilainya kecil di kecamatan-kecamatan. Itu tetap jalan,” katanya.

Salah satu anggaran yang terpangkas besar adalah Dana Alokasi Khusus ( DAK ) dari pemerintah pusat. Dikatakan Philip, banyak kegiatan yang sudah teranggarkan melalui DAK. Utamanya proyek-proyek infrastruktur, seperti jalan dan lainnya, tidak bisa terlaksana karena anggaran tidak turun.

“Yang melalui DAK, beberapa kegiatan yang belum sempat melalui proses lelang, otomatis disetop. Anggaran dari pusat tidak dialokasikan. Sementara beberapa yang sudah terlanjur lelang, bahkan sudah mulai jalan, dilanjutkan,” terangnya. Secara persentase, kegiatan di PUPR yang terpangkas akibat dampak realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 sekitar 50 persen. (luk)

Kabar Sebelumnya

(0) Komentar


Tinggalkan Komentar